Pengertian
Agama dan Kebudayaan
Budaya diperoleh melalui belajar. Tindakan-tindakan yang
dipelajari antara lain cara makan, minum, berpakaian, berbicara, bertani,
bertukang, berrelasi dalam masyarakat adalah budaya. Tapi kebudayaan tidak saja
terdapat dalam soal teknis tapi dalam gagasan yang terdapat dalam pikiran yang
kemudian terwujud dalam seni, tatanan masyarakat, etos kerja dan pandangan
hidup. Yojachem Wach berkata tentang pengaruh agama terhadap budaya manusia
yang immaterial bahwa mitologis hubungan kolektif tergantung pada pemikiran
terhadap Tuhan. Interaksi sosial dan keagamaan berpola kepada bagaimana mereka
memikirkan Tuhan, menghayati dan membayangkan Tuhan
Lebih
tegas dikatakan Geertz, bahwa wahyu membentuk suatu struktur
psikologis dalam benak manusia yang membentuk pandangan hidupnya, yang menjadi
sarana individu atau kelompok individu yang mengarahkan tingkah laku mereka.
Tetapi juga wahyu bukan saja menghasilkan budaya immaterial, tetapi juga dalam
bentuk seni suara, ukiran, bangunan.
Faktor
kondisi yang objektif menyebabkan terjadinya budaya agama yang berbeda-beda
walaupun agama yang mengilhaminya adalah sama. Nuansa yang terjadi pada Islam
yang
tumbuh
dalam masyarakat di mana pengaruh Hinduisme yang kuat dengan yang tidak adalah
sangat berbeda. Jadi budaya juga mempengaruhi agama. Budaya agama tersebut akan
terus tumbuh dan berkembang sejalan dengan perkembangan kesejarahan dalam
kondisi objektif dari kehidupan penganutnya .Tapi hal pokok
bagi semua agama adalah bahwa agama berfungsi sebagai alat pengatur dan
sekaligus membudayakannya dalam arti mengungkapkan apa yang ia percaya dalam
bentuk-bentuk budaya yaitu dalam bentuk etis, seni bangunan, struktur
masyarakat, adat istiadat dan lain-lain. Jadi ada pluraisme budaya berdasarkan
kriteria agama. Hal ini terjadi karena manusia sebagai homoreligiosus merupakan
insan yang berbudidaya dan dapat berkreasi dalam kebebasan menciptakan pelbagai
objek realitas dan tata nilai baru berdasarkan inspirasi agama.
Memecahkan
kedudukan nisbah antara kebudayaan dan agama adalah essensial dan fundamental
sekali, karena masalah tersebut merupakan pemecahan akar/cabang berbagai
persoalan lainnya dari masalah terpokok termaksud di atas.
Ada
beberapa pendirian mengenai nisbah antara agama dan kebudayaan, yaitu:
- Pendapat pertama: agama adalah bagian dari kebudayaan, jadi kebudayaan mencakup agama.
- Pendapat kedua: Kebudayaan adalah bagian dari agama, jadi agma mencakup kebudayaan.
Agama
Budaya, Agama Kebudayaan, Agama Filsafat ialah Agama Bumi, ialah agama hasil
ciptaan manusia. Kebudayaan Agama adalah kebudayaan yang dilandasi oleh ajaran
agama tertentu, seperti Kebudayaan Islam, Kebudayaan Yahudi, Kebudayaan
Nasrani, Kebudayaan Hindu, Kebudayaan Konghucu, dan lain sebagainya.
sumber : http://blog.uin-malang.ac.id/fatahamin/2012/04/04/agama-dan-budaya/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar